TAMTAMA POLRI

APA ITU TAMTAMA POLISI?

Penerimaan tamtama polri. Tamtama adalah golongan terendah di kepolisian. Jika kalian pernah melihat polisi berpangkat garis merah itu adalah golongan tamtama. Bedanya dengan Bintara, tamtama hanya menjalankan tugas, menerima perintah, dan menjadi barisan terdepan saat terjadi suatu kerusuhan. Sedangkan bintara selain menerima perintah juga banyak yang menjadi pemberi perintah sekaligus menjadi pembimbing para tamtama polri. Orang-orang biasanya lebih memilih masuk dalam golongan tamtama karena mereka lebih bisa mengandalkan fisik, karena dalam tahap seleksi calon tamtama polri tidak ada yang namanya tes potensi akademik, matematika, bahasa dan lain sebagainya. Jadi orang yang merasa tidak bisa mengadu otak dalam pendaftaran bintara polri maupun akpol kebanyakan memilih tamtama.

PERSYARATAN

Rekrutmen/perekrutan polri, rekrutmen/perekrutan tamtama, penerimaan polri, penerimaan tamtama mempunyai beberapa syarat utama yaitu. Pertama adalah WNI baik pria maupun wanita. Kedua beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketiga setia kepada NKRI berdasarkan ideologi negara yaitu Pancasila dan taat kepada UUD 1945. Keempat sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan dokter. Kelima, usia minimal 18 tahun (saat dilantik). Keenam tidak pernah dipidana karena melakukan tindak kejahatan dibuktikan dengan Surat Keterangan catatan kepolisian. Ketujuh Berwibawa, adil, jujur dan tidak berperilakuan tercela. Kedelapan lulus pendidikan dan pelatihan prmbentukan anggota polisi.

PERSYARATAN KHUSUS

1. Pria maupun wanita, bukan anggota maupun mantan TNI, POLRI, dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan TNI ataupun POLRI.

2. Berijazah serendah-rendahnya SMA sederajat baik jurusan IPA IPS maupun Bahasa dan bukan merupakan lulusan paket A, B, dan C ataupun SMK kecuali tata busana dan tata kecantikan. Dan diutamakan bagi yang memiliki kompetensi mengemudi dengan melampirkan SIM B.

3. Umur pada saat pembukaan diktuk (pendidikan pembentukan) Tamtama Polri 2018 yaitu 17 tahun 8 bulan dan maksimal 22 tahun.

4. Bagi SMA sederajat lulusan tahun 2018 yang masih kelas 3 SMA menyerahkan nilai rapor semester satu. Yang kemudian setelah lulus menyerahkan ijazah.

5. Tinggi badan minimal (dengan berat badan ideal disesuaikan dengan tinggi) minimal 165 cm, khusus Papua dan Papua Barat minimal 163 cm.

6. Belum pernah menikah, hamil, melahirkan, ataupun punya anak biologis/kandung dan peserta taruna harus sanggup tidak menikah selama proses pendidikan. Dan sanggunp tidak menikah selama 2 tahun pertama ikatan dinas.

7. Tidak bertato, tidak memiliki bekas tato, tidak bertindik, atu bekas tindik, seperti tindikan di telinga kecuali ketentuan agama atau adat.

8. Calon Tamtama yang memiliki koneksi orang dalam, yang dihubungi via telepon/SMS kepada orang-orang yang berwenang baik panitia maupun pejabat maka akan didiskualifikasi.

9. Bebas narkoba dengan bukti Surat Keterangan Bebas Narkoba dari instansi Kesehatan Pemerintah.

10. Bersedia dengan sepenuh hati ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah NKRI. Serta bersedia dengan sepenuh hati menjalankan tugas di semua bidang kepolisian.

11. Jika memiliki ijazah dari negara lain maka harus memperoleh izin untuk mendaftar dengan cara mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen.

12. Berdomisili minimal 2 tahun di Daerah Polda tempat mendaftar yang dibuktikan dengan KTP,  KK dan memperoleh surat keterangan domisili dari lurah maupun kepala desa tempat tinggalnya. Dan diketahui oleh Kapolsek setempat.

13. Bersedia mengikuti IDP atau Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun terhitung setelah dilantik menjadi seorang tamtama polri.

14. Direstui orang tua dibuktikan dengan surat persetujuan.

15. Tidak terikat di suatu instansi apapun.

16. Bagi yang bekerja di suatu perusahaan dan mendaftar dalam seleksi tamtama polri maka.
  • Memperoleh persetujuan/rekomendasi dari kepala perusahaan/instansi yang bersangkutan.
  • Bersedia diberhentikan dalam perusahaan/instansi tersebut jika dinyatakan lulus seleksi Tamtama Polri.
17. Mengikuti serta lulus seleksi dengan sistem gugur, meliputi:
  • Pemeriksaan administrasi pertama.
  • Pemeriksaan kesehatanan tahap satu.
  • Pemeriksaan kejiwaan atau psikologi.
  • Pengujian kemantapan jasmani.
  • Pemeriksaan kesehatan tahap dua termasuk kesehatan jiwa.
  • Pendalaman PMK atau Penelusuran Mental Kepribadian.
  • Pemeriksaan administrasi dua (akhir).
  • Sidang terbuka penentuan kelulusan (tahap paling akhir).
Seleksi di atas terbilang tidak terlalu rumit karena tidak ada tes mengenai keilmuan seperti potensi akademik, matematika, bahasa, dan lain sebagaianya. Namun sebelum anda memilih golongan tamtama jika anda ingin menjadi bagian dari kepolisian, saya harap anda mempertimbangkannya terlebih dahulu. Apakah anda siap dengan sepenuh hati menjadi barisan terdepan sebagai abdi negara.
Jika anda telah memenuhi semua syarat di atas sesuai dengan standar ketentuan kelulusan, maka saya jamin anda akan lulus dan akan menyandang pangkat sebagai Bhayangkara Dua atau Bhrada tanpa penyogokan karena sebenarnya penerimaan POLRI itu sangat transparan, sehingga jika ada indikasi kecurangan itu pasti terlihat. Jadilah orang yang bermanfaat dengan cara yang benar.


0 Response to "TAMTAMA POLRI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2