Proses Mualaf Deddy Di Tv Ditegur KPI, Ini Pertanyaan MUI Yang Bikin 'Bungkam' KPI ?

Rencana Deddy Corbuzier untuk berpindah agama menjadi seorang Muslim sudah digagas sejak cukup lama. Jika tak ada aral melintang, Deddy akan mengucap 2 kalimat syahadat sebagai tanda masuk Islam pada 21 Juni.

Referensi pihak ketiga
Semula, proses Mualaf Deddy Corbuzier akan ditayangkan secara live di Hitam Putih. Namun rencana tersebut ditegur KPI agar tak tayang di TV karena terbentur peraturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) maka rencana itu tak jadi dilakukan.
"Iya kemarin di Hitam Putih terpentok peraturan KPI. Enggak boleh, ada peraturan KPI ternyata acara itu dianggap rasis ada UU - nya tadinya sudah mantap di Hitam Putih," papar sang ulama.
Referensi pihak ketiga
Dengan dibatalkannya siaran langsung di Hitam Putih, prosesi pengislaman Deddy Corbuzier dipindahkan di tempat Gus Miftah, yakni Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Kata Gus Miftah, Deddy Corbuzier akan mengucapkan kalimat syahadat usai salat Jumat pada 21 Juni.
Selain itu, Tegguran tersebut ternyata menuai sorotan dari Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul.
Referensi pihak ketiga
Melalui akun jejaring sosial Twitter @ustadtengkuzul, Tengku Zul mempertanyakan alasan KPI melarang Deddy Corbuzier mengucapkan dua kalimat syahadat di sebuah acara televisi.
Tengku Zul juga mempertanyakan kepada KPI terkait efek negatif proses mualaf tersebut sehingga dilarang untuk disiarkan.
"Maaf jika benar kabar yang saya terima, bahwa KPI melarang Deddy Corbuzier mengucapkan syahadat di acara TV, saya ingin bertanya pada @KPI_Pusat, apa efek negatif yang merusak dari tindakan itu sehingga DILARANG? UUD atau UU apa yang dilanggar? Tolong jawaban biar publik tahu," cuit Tengku Zul seperti dikutip SUARA.com, Kamis (20/6/2019).
Referensi pihak ketiga
Setelah keluarnya pertanyaan dari Tengku Zul, KPI masih bungkam dan belum memberikan jawaban.
Namun, sebelumnya diketahui KPI rupanya pernah memberikan sanksi kepada program Berita Islami Masa Kini Trans TV yang menampilkan alasan seseorang pindah keyakinan menjadi muslim.
KPI menilai program siaran wajib menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan. Muatan tersebut juga dinilai KPI berpotensi menyinggung atau merendahkan perbedaan keyakinan antar umat beragama.

0 Response to "Proses Mualaf Deddy Di Tv Ditegur KPI, Ini Pertanyaan MUI Yang Bikin 'Bungkam' KPI ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2